Perbedaan Putra Bangsa Jaman Old dan Jaman Now

Perbedaan Putra Bangsa Jaman Old dan Jaman Now

Salam hangat putra-putra bangsa!!! 

Apa kabarnya nih benih-benih ibu pertiwi? dari yang masih imut-imut, menjelang ABG, hingga yang sudah beranjak dewasa. Semoga kelak potensi-potensi yang Kalian miliki bisa membawa Indonesia tercinta menuju negeri yang lebih maju dan disegani oleh mata dunia.

 

Membahas putra bangsa jaman now, tentunya tidak luput dari sebuah proses yang layak kita ulas. Dan yang lahir di tahun 80-90an yuuuuk merapat!!! Masih ingatkah sahabat-sahabatku, ketika kita duduk dibangku SD dulu… ??? Ingat dong dengan kebiasaan-kebiasaan di sekolah dulu???

 

Fokus di rutinitas upacara bendera ya kawan…,,

Hayo… siapa di sini yang pernah dipilih sebagai petugas upacara bendera? dari mulai pengibar bendera, pembaca UUD 1945, pemimpin upacara, pembaca doa, dll. Seneng ga sih dipilih sebagai petugas upacara oleh Guru?? kalau aku sih bangga lebih tepatnya.

 

Kala itu dengan peralatan sekolah seadanya, dengan seragam sekolah yang sebenernya udah minta diganti, dengan sepatu yang sebenernya sudah “laper” banget (Karena nganga mulu) kita tetep gagah dan percaya diri mengemban tugas dan amanat menjalankan upacara bendera.

 

Karena bagi kami itu merupakan rutinitas sederhana, dengan peralatan yang sangat sederhana pula, tapi mengandung arti dan penghormatan yang besar untuk negeri kita Indonesia tercinta.

 

Sekedar reuni ya sahabat.. agar apa yang kita persembahkan untuk negeri dulu masih menjiwa di hati kita sampai saat ini. Tahun demi tahun berlalu, hanya keadaannya saja yang berbeda. Kalau jaman now seragam mereka masih bagus saja udah ganti, sepatunya bermerek, tasnya juga bermerek, tapi kenapa mereka mendustai nikmat tersebut???
 

Keadaan yang saya lihat sangat menyesakkan, karena saya sungguh menjumpai beberapa sekolah dasar yang tidak melaksanakan upacara bendera di Hari senin. Entah malas atau bagaimana, mungkin hanya Tuhan yang tahu. Tapi ini benar -benar terjadi, walaupun memang tidak semua sekolah seperti itu.

 

Yang ingin saya tanyakan, lalu dari mana sifat nasionalisme anak-anak bisa timbul??? dan untuk para pendidik, serta para suri tauladan bangsa, came on……..pupuklah jiwa nasionalisme anak-anak didik kalian!!!

 

Demi Bangsa yang….. (seperti ini), kami menggantungkan harapan kami pada kalian (putra putri bangsa). Belajarlah sungguh-sungguh, cintailah negerimu ini. Bawalah Bumi Pertiwimu ini ke arah yang lebih baik. Baik secara moral dan pembangunan.

 

Semoga pengalaman Ibu/bapak/kakak Kalian bisa menjadi dorongan semangat untuk kalian. Jaman old dan jaman now emang beda…. Beda kondisinya bukan beda semangatnya yaaa….Karena anak -anak jaman now lebih beruntung harusnya semangatnya juga lebih besar yaaa…

 

Karena kalianlah generasi pejuang bangsa, Jangan sampai kalah dengan semangat anak -anak jaman old yang tidak seberuntung kalian. Semangat pemuda bangsaku!!!!