Plus Minus Profesi Pramugari Tanpa Sepengetahuanmu

Plus Minus Profesi Pramugari Tanpa Sepengetahuanmu

Cita-cita kamu setelah lulus sekolah pengen jadi apa? Saat kalian ditanya seperti itu tak jarang jawaban familiar yang sering terdengar. Seperti, Dokter, Pilot, Polisi, Pengacara, Guru ataupun Pramugari. Nah, kali ini membahas salah satu profesi yang banyak di minati oleh anak milenial maupun jaman old sebenarnya. Soalnya saya pun pernah mencita-citakan menjadi Pramugari. Namun, Tuhan tidak mencita-citakan saya berprofesi itu. Ini bukan curhat terselubung ya! Ha ha ha

Baiklah, mari kita kupas plus minus apa-apa saja yang tidak orang awam ketahui tentang profesi yang kerjanya di tengah-tengah antara bumi dan langit ini!

 

1. Gaji Tinggi Seimbang Dengan Tanggung Jawab

Foto: Dailymail

Wah, pasti untuk soal gaji saya yakin semua orang pasti sudah meyakini kalau gaji Pramugari itu di atas gaji yang di daratan. Memang iya sih, ya karena tanggungjawab seorang Pramugari juga gede. Tidak hanya jalan ke sana kemari antar makanan dan minuman saja, Gengs. Pramugari juga memiliki peran penting dalam keselamatan penumpang jika dalam keadaan darurat.

Fakta membuktikan dari teman saya yang saat ini menjadi Pramugari di salah satu maskapai penerbangan (maaf, untuk maskapainya tidak saya sebutkan). Yaitu dari gaji pokok dan flight allowance (jam terbang, uang makan dan lain lain).

Katanya, untuk gaji pokok sendiri setiap orang beda-beda. Bahkan, satu angkatan bisa saja berbeda tergantung dari penilaian dan masa kerjanya, Gengs. Enaknya lagi, untuk gaji pokok kerja tidak kerja tetap digaji. Sedangkan kalau gaji terbang, semakin banyak terbang tariff gaji pun semakin naik (progresif). Bagaimana setelah mengetahui gaji Pramugari, kalian minat?

 

2. Fasisilitas Yang Memadai Beriringan Dengan Tuntutan Yang Luar biasa

Foto: CA News

Jangan ditanya lagi fasilitas apa yang didapatkan seorang Pramugari, Gengs. Semisal dari hal kecil seperti seragam dari ujung kaki sampai ujung kepala, nginep di hotel berbintang bahkan tidur saja tetap dibayar, antar jemput. Itu yang fasilitas dalam jangka pendek. Nah, jangka panjangnya lebih wow sekali, Gengs. Seperti, tunjangan hidup yang tinggi.

Ya karena resiko menjadi Pramugari juga tinggi. Tunjangan kesehatan juga ada. Kenapa begitu, ya setiap minggunya Pramugari harus mengecek berat badan harus stabil. Weh, serasa artis saja ya, Gengs! Ya, memang seperti itu kenyataannya. Kalau kelebihan berat adan 2 kilo saja tidak boleh landing selama sebulan, Gengs! Tapi itu tergantung maskapainya gengs. Tunjangan untuk para Pramugari yang melahirkan juga ada lho. Bahkan sampai 3 kali melahirkan dan tunjangan untuk suaminya juga ada.

Tidak hanya itu, tunjangan hari tua , pension serta rentetan tunjangan yang difasilitasi maskapai masih banyak lagi lho, Gengs. Jangan tanya ko Tata paham banget? Kan, udah di jelaskan dari awal saya dulu bercita-cita menjadi Pramugari. Jadi, saya selalu kepoin teman Pramugari saya. Ha ha ha

 

3. Sangat Menghargai Waktu

Foto: pegipegi.com

Sebenarnya soal waktu memang tidak hanya di Pramugari saja yang harus dihargai, Gengs. Semua profesi juga memegang tinggi nilai kedisiplinan soal waktu. Ya, kenapa begitu? Imbalan dari perusahaannya juga seimbang gitu, Gengs. Apalagi jika pesawat dalam keadaan darurat.

Duh, waktu 90 detik bisa mengubah takdir seorang penumpang. Pramugari harus sigap sesigap-sigapnya dalam waktu kurang dari 90 detik. Apa yang harus Pramugari lakukan. Pintu mana yang harus di buka, peralatan apa saja yang harus dipake. Serta apa saja yang tidak boleh kita lakukan.

Bayangkan saja 90 detik atau satu setengah menit kita bisa apa? Buang ingsun saja belum tuntas kata kasarnya. Nah, itu yang membedakan profesi Pramugari dengan Profesi lainnya. Kalau apa-apa lama. Bisa-bisa pesawat keburu nyemplung di laut atau jatuh di daratan. Hemm, kalian tau’kan jatuh itu sakit!

Jika kalian bertanya, apakah ada hari liburnya? Jawabannya ada. Dalam UU atau CASR (aturan keselamatan penerbangan sipil) penerbangan ada liburnya seminggu satu kali kerja. Namun, ada yang sebulan 8 kali libur. Tergantung maskapainya sih. Enggak enaknya sih jam kerja yag tidak menentu, terus kurangnya sosialisasi dengan lingkungan sekitar.

Nah, itulah sedikit pengalaman dari teman saya yang saat ini menjalani profesi sebagai Pramugari. Semoga bermanfaat ya