Sebagai Seorang Wanita, Menjadi Tidak Baperan Itu Sangat Perlu !

Sebagai Seorang Wanita, Menjadi Tidak Baperan Itu Sangat Perlu !

Foto: pixels.com

 

“Jangan salahkan maling jika rumah tak di kunci, 

Jangan salahkan dia jika kamu selalu memberi kesempatan untuk terus disakiti”

 

Gengs pernah merasa diberi harapan oleh seseorang, tiba-tiba dia raib entah kemana? Menyakitkan bukan? Jahat sekali dia kepada kita. Bersikap baik manis dan lain sebagainya.

 

Sampai kita mengira bahwa dia ada perasaan dengan kita karena saking kelewat baiknya dia. Dan suatu ketika saat tak ada kabar dari dia, kita merasa kecewa dan menjadi korban pemberi harapan palsu. Sebenarnya kita ini bukan korban, mungkin barangkali kita sendiri yang suka bermain hati. 
 

Kita tak bisa menyalahkan setiap orang untuk setiap kekecewaan yang kita alami. Yang harusnya disalahkan adalah hati sendiri. Lho kok gitu? Iyalah, salah sendiri kenapa hati salah mengenali sikap baik seseorang terhadap kita. Setiap orang yang baik kepada kita belum tentu dia menaruh hati pada kita. 
 

Nah, ini yang mau saya tekankan pada kalian gengs, terutama untuk mu wanita. Menjadi wanita adalah sebuah anugerah dari Tuhan. Wanita lebih banyak bahkan selalu menggunakan hatinya ketimbang otaknya. Saya tidak bilang wanita kurang cerdas ya gengs. Hihihi.

 

Wanita itu gampang tersentuh. Gampang menangis. Salah satu dampak dari seringnya menggunakan perasaan daripada logika adalah kita mudah baper alias bawa perasaan.
Yakni suatu perasaan yang di mana seseorang mudah terbawa-bawa perasaannya. Mudah serius menanggapi suatu hal. Melebih-lebihkan perasaan ketika menjumpai suatu masalah. 

 

Ada orang yang ngasih sedikit perhatian ke kita, ngasih hadiah kecil ke kita ngasih bla bla bla. Kita jadi punya perasaan wah ini orang sepertinya ada perasaan sama saya. Gengs pernah berpikiran seperti itu? Kalo saya sih sering. He he he.

 

Nah kalo gengs pernah ngerasa seperti itu, buang jauh-jauh perasaan seperti itu. Setiap orang yang baik kepada kita belum tentu dia suka atau menaruh perasaan pada kita. Bisa jadi memang dasarnya ia itu baik dan suka membantu orang. Bukan cuman baik sama kamu ajah. Ini ni, sebagai seorang wanita mengapa menjadi tidak baperan itu sangat perlu. 
 

Kebaperan cenderung membuat kita serius dalam menganggap berbagai hal. Padahal bisa saja dia sedang bercanda dengan kita. Ini yang harus kita lakukan gengs untuk mengatasi baper yaitu melatih perasaan kita agar peka dan bisa membedakan hal yang serius atau yang hanya candaan saja. Dan yang lebih penting lagi adalah jangan salah mengartikan kebaikan orang lain pada kita.

 

Jangan sampai kita merasa di php-in sama seseorang padahal kita sendiri yang salah karena kebaperan kita. 
Perasaan memang sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari tubuh kita, terutama bagi seorang wanita.

 

So, jangan mudah terbawa perasaan dan gunakan perasaanmu dengan sebaik-baiknya.