Senja di Bukit Mereka

Senja di Bukit Mereka

Aku berjalan di atas tanah ini
Dalam langkahku sendiri
Tak pernah mengusik langkahnya
Apa lagi menjegalnya hingga tersungkur

 

Aku hidup atas nafasku sendiri
Aku berjalan di atas hidupku
Tapi mengapa mereka berpijak
Mengapa juga mereka menyalahkan nafasku

 

Aku memangku ruh dalam penat
Jalanku pun tak pernah meleot olehnya
Tapi kenapa tiba-tiba saja kalian menghujat
Lalu berkata aku adalah seorang biadap

 

Aku adalah aku dalam jiwa yang satu
Bukan kalian bukan pula mereka
Dalam kefakiran aku bernafas
Bukan kalian yang bermanja dan menghela

 

Aku seringkali memeluk senja
Dalam mata yang terurai peluh
Jiwaku terkadang tak tersentuh
Dalam bukit senja milik mereka