Sunatan Masal Unik di Mojokerto

Sunatan Masal Unik di Mojokerto

Reviensmedia.com, Mojokerto – “Tung tara ra ra tung ta ra ra ra tung” begitulah beberapa bunyi yang aku dengar ketika sedang asik asiknya menikmati pagi dengan sekumpulan bantal guling yang enak banget untuk dipeluk.

 

“Duh mengganggu saja..” pikirku, tapi hati ini tergerak untuk melihat dari mana asal bebunyian ini, seperti sinetron yang sedang digandrungi emak emak modern, utaran. tapi kata emak-emak modern, sinetron ini udah selesai, “sayang sekali”.

 

image

 

Segera aku bangun dari nikmatnya tidur pagi,
“acara apa ya mbak?” tanyaku pada kakak ipar yang juga sedang melihat acara pawai tersebut.


“Ohh, ini acara sunatan masal, unik lho coba deh kamu lihat sampai selesai”. jawabnya balik.

 

Benar katanya, acara sunatan masal ini unik banget, sepengetahuan saya acara sunatan masal itu cuma pawai pakai kuda dan diiringi oleh grup sholawatan atau macam grup rebana. sedangkan peserta sunat masal diarak menggunakan kereta keretaan.

 

Nah, beda dengan sunatan pada desa Daleman, Sooko Mojokerto ini. selain pawainya dilaksanakan di sekitaran jalan desa, pawai sunatan masal ini diiringi oleh berbagai macam pertunjukan, di antaranya marching band dari beberapa sekolah baik SD, SMP dan SMA; ada juga pertunjukan Drum Blek yang mana bahan bahan yang digunakan dari barang bekas, macam ember, kaleng bekas dan galon.

 

Pertunjukkan manusia kerdil dan kuda lumping juga tak kalah heboh, mereka semua all out dalam melakukannya. Dan yang membuat saya dan penonton tertawa adalah pertunjukkan becak ayam (ayam menarik becak yang ditunggangi manusia) dan pesawat yang ditunggangi jin kura-kura (guru dari son goku serial dragon ball).

 

image

 

Serba menarik dan unik, acara ini juga didanai oleh salah satu rumah sakit yang ada di kota Mojokerto, tak pelak ratusan peserta sunat masal antusias untuk mengikutinya. Pasalnya setiap peserta sunat masal mendapatkan bingkisan antara lain uang saku dan satu set peralatan sekolah termasuk seragam sekolah (jadi pengen sunat lagi uyyy!!!)

 

Setelah saya menelisik lebih dalam dari. Beberapa penonton yang saya wawancara ternyata acara sunatan masal ini diselenggarakan setiap tahunnya bertepatan dengan Maulud Nabi Muhammad SAW. Jadi sudah menjadi sebuah tradisi dan event setiap tahunnya.