Ternyata, 4 Tindakan Mencuri Ini Wajib Kamu Lakukan dan Enggak Bikin Dosa

Ternyata, 4 Tindakan Mencuri Ini Wajib Kamu Lakukan dan Enggak Bikin Dosa

Photo by StockSnap on Pixabay

 

Siapa bilang mencuri itu dosa, Gengs? Buktinya, 4 tindakan mencuri di bawah ini sangat jauh dari konotasi negatif. Bukan perbuatan dosa juga. Segala hal yang berkaitan dengan pencurian ini bisa dan wajib sekali kamu lakukan. Tanpa dihantui rasa bersalah atau malu.


Nah, tindakan mencuri apa yang enggak bikin dosa itu? Ayo kita simak, Gengs!

 

1. Mencuri dari orang yang dekat dengan kehidupanmu dan ada di sekitarmu

Photo by White77 on Pixabay

 

Tuhan menciptakan setiap orang dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Sesuatu yang wajar bila kamu menjadikan kelebihan orang-orang terdekatmu sebagai panutan. Baik itu orang tuamu, kakak, adik, teman-temanmu, bisa juga guru atau dosenmu. Bahkan, musuhmu sekalipun. Mereka berperan besar dalam membentuk karaktermu sehingga kamu bisa memahami dirimu sendiri.


Curilah kelebihan dan segala hal positif yang ada pada mereka. Mungkin cara teman kerjamu meraih kesuksesan, perilaku sahabatmu yang santun dan rajin belajar, kedisiplinan dosen atau gurumu dalam meraih sukses sehingga menjadi teladan, serta cara mengajarnya yang disukai dan dicintai anak didiknya. Cari tahu, bagaimana mereka termotivasi untuk melakukan semua itu. Jadikan mereka contoh untuk kesuksesanmu kelak.


Kamu juga bisa mencuri hal positif lainnya dari orang tuamu. Di balik sikap keras, tegas, dan disiplin ayahmu, ada kasih sayang yang besar, yang mengajarkanmu untuk bertanggung jawab. Di balik kecerewetan ibumu ada kepedulian dan kelembutan yang tulus. Semua “kelebihan” mereka layak kamu curi agar kamu menjadi pribadi yang lebih baik dengan mencontoh sikap dan sifat baik mereka.

 

2. Mencuri dari kesuksesan tokoh-tokoh terkenal dan berpengaruh

Photo by 455992 on Pixabay

 

Gengs, kamu juga bisa mencuri dari kisah perjalanan hidup serta kiat sukses dari orang-orang terkenal dan berpengaruh. Kamu bisa membacanya melalui autobiografi dan biografi para pahlawan, tokoh-tokoh yang memiliki pengaruh besar di masyarakat, bahkan tokoh terkenal dunia. Jadikan mereka role model untuk kamu meraih sukses dan mimpimu. Karakter mereka yang kamu jadikan panutan itulah yang akan membentuk masa depanmu.


Dari mereka kamu bisa belajar dan mencontoh semangat juang mereka untuk mencapai apa yang menjadi mimpi dan keinginanmu di masa depan. Contohlah karakter-karakter mereka yang sesuai dengan kepribadianmu. Sebab, meskipun kamu melakukan hal yang sama seperti mereka, belum tentu juga hasilnya akan sama. Tentunya kamu tahu apa yang terbaik untukmu.

 

3. Pengalaman buruk yang kamu alami

Photo by 1388843 on Pixabay

 

Pastinya kamu sudah sering mendengar atau membaca kalimat bijak yang mengatakan bahwa pengalaman adalah guru yang baik. Bukan rahasia lagi bila pengalaman buruk yang kamu alamilah yang paling membekas dalam di ingatanmu. Kamu bisa “mencuri” sesuatu yang berharga dari pengalaman burukmu itu. Melalui pengalaman buruk ini kamu bisa belajar untuk memperbaiki diri, mengapa kamu bisa mengalami kegagalan.


Carilah penyebabnya. Mungkin selama ini kamu tidak fokus dan selalu menganggap remeh segala hal. Untuk selanjutnya kamu bisa memperbaiki diri. Jangan sampai ada kata lengah dan menyerah untuk meraih prestasi dan mimpimu.


Nah, bukankah itu sebuah pelajaran yang bisa kamu curi juga dari pengalaman burukmu?

 

4. Mencuri dari media massa

Photo by Kaboompics on Pixabay

 

Seiring perkembangan zaman, media massa merupakan bentuk kemajuan teknologi informasi yang memudahkanmu untuk mengetahui segala hal tentang perkembangan dunia. Berita-berita terbaru pun bisa kamu akses dengan cepat dan mudah. Baik melalui media cetak, elektronik, bahkan media online lainnya.


Segala hal bisa kamu ketahui dan pelajari. Dari tren mode, gaya hidup, perkembangan politik, penemuan ilmiah, bahkan berita tentang dunia hiburan pun bisa kamu ketahui dengan cepat. Baik lama maupun baru. Semua itu bisa menambah wawasan dan pengetahuanmu sehingga kamu tidak ketinggangan zaman. Memudahkan kamu beradaptasi dalam memasuki lingkungan yang baru.


Bukankah membanggakan ketika teman-teman atau orang-orang terdekatmu mengenal kamu sebagai orang yang selalu tahu banyak hal dan pastinya selangkah, bahkan beberapa langkah lebih maju?


Tertarik untuk melakukan pencurian ini, Gengs? Mencuri ilmu dari apa yang ada di sekitar kita. Ingat, belajar itu tidak kenal waktu, tempat, dan usia.