Tradisi Sego Bosok Makam Sembayut

Tradisi Sego Bosok Makam Sembayut

Foto Oleh Perangkat Desa Kemiri

 

Reviensmedia.com, Purworejo - Setiap daerah pasti memiliki tradisi masing-masing dalam menghadapi bulan Nisfu Syaban. Seperti halnya di kecamatan Kemiri, Purworejo saat Nifsu Syaban masyarakat Kecamatan Kemiri melaksanakan gotong royong bersih makam.

Suasana warga saat gonting royong membersihkan makam

Suasana warga saat gotong royong membersihkan makam

 

Pemakaman Sembayut begitulah masyarakat Kemiri menyebut tempat pemakaman umum ini. Letaknya yang di perbukitan membuat pemakaman ini tampak agak menyeramkan disebabkan ditumbuhi pohon pohon besar yang membuat tempat pemakaman nampak gelap walapun di siang hari. Kegiatan bersih makam ini dilaksanakan pukul 7 pagi, kegiatan di dominasi oleh kaum lelaki dan anak-anak yang nampak antusias melakukan pembersihan makam.

 

Ada hal yang khas dalam kegiatan ini yaitu makanannya berupa “Sego bosok”. Sego bosok hanya sebutan untuk nasi yang dimasak dengan sayuran seperti pete cabe dan juga teri yang dimasak menjadi satu dengan nasi bukan dalam makna sebenarnya yaitu nasi busuk.

 

"Sego Bosok" hidangan dalam bersih makam

“Sego Bosok” hidangan dalam bersih makam

 

Nasi ini hanya ada satu tahun sekali saat diadakan bersih makam yang biasanya dilakukan hanya setahun sekali saat akan memasuki bulan ramadhan dan bertepatan saat nifsu syaban.