Author: Muh Khoirudin

Pria yang akrab disapa Pinott ini lahir di Purworejo, ia memiliki hobby menulis dan berpetualang. Pendidikan terakhirnya S1 Bahasa dan Sastra Indonesia, serta memilik motto dalam hidupnya " Nikmati hidupmu, karena itu sebuah anugerah".

Untukmu Pendusta

Selalu saja ia mengejawantahkan iya Namun apa, semua berlumur dusta Iya, sekarang..

Kuntilanak Pengen Tenar

Kali ini ia (kuntilanak) sedang berada di batang bercabang pohon waru. Ia tersenyum sebentar menyapaku, lalu turun dan mendekati aku.

Rahasia Rezeki dalam Kebaikan

Tapi perlu kita ketahui bahwa melakukan kebaikan itu akan bermanfaat pada diri kita sendiri. Jadi, berusahalah untuk berbuat baik....

Pelangi Tak Berkilau

Sungguh penaku terasa kaku Kini tak lagi mampu bersajak seperti dulu Dulu aku mampu mengukir namanya dalam sajak pelangiui

Sepele Tapi Fatal, Ini Masalah Hidup

Kita adalah makhluk sosial, yang artinya tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain. Sudah selaknya kita saling menghormati dan saling...

Dalam Logika

Aku mulai belajar mengeja bait-bait kehidupan Mencari makna dalam sebuah cekung-cekung mata

Asal Purworejo, Dalang Perempuan Ini Istimewa

Dalang perempuan asal Purworejo, bangga nggak tuh kita sebagai orang Purworejo mempunyai sosok yang bertalenta untuk membangun keistimewaan...

DKP Lestarikan Budaya dalam Peresmian Jembatan Gantung...

Camat Pituruh Drs. R. Sigit Setyabudi, MM ketika memberikan sambutan berpesan agar warga merawat jembatan gantung yang telah dibangun....

Penghakiman Atasku

Sebentar lagi akan ada cerita banyak pada manusia-manusia Tentang penghakiman yang kalian banggakan Tentang kebenaran yang kalian...

Pecundang Makna

Ketika rumus jalanan mulai pudar oleh serpihan-serpihan acrok Maka elegi waktu pun kian menepis ribuan jarak

Entahlah

Sajak malam ini tumpul tak terasah Gelap mencuatkan logika-logika gelisah Beberapa kata pun berterjemahkan resah

Senja di Bukit Mereka

Aku berjalan di atas tanah ini Dalam langkahku sendiri Tak pernah mengusik langkahnya

Engkau Itu Semu

Engkaulah sang pengatur tempo dalam nada-nada ini Dan aku hanyalah pendengar yang tak menau

Perihal Goib Tak Gulung Tikar di Zaman Moderen

Zaman semakin maju dan serba moderen, tapi perihal goib tidak luntur dari peradaban manusia. Sebagai manusia yang beriman kita memang...

Ilusi Jiwa Terucap

Malam telah begitu larut dalam bait-bait sunyi. Mataku tak juga dapat terpejam, kegaduhan hati benar-benar membuatku peluh.