Narsisis, Jenis Kepribadian yang Paling Sering Berselingkuh! Benarkah?

Narsisis, Jenis Kepribadian yang Paling Sering Berselingkuh! Benarkah?

Photo by Alex Blăjan on Unsplash

 

Terkadang narsisisme ditandai oleh kemewahan dan kesombongan. Orang yang narsisis percaya bahwa mereka lebih tampan/cantik, lebih pintar, lebih bugar dan lebih layak daripada pasangan mereka.

Hal itu membuat orang yang suka narsis percaya bahwa mereka berhak untuk menipu. Mereka juga percaya bahwa mereka lebih layak dari pasangan selingkuh mereka. Hal ini mungkin mempengaruhi mereka untuk percaya bahwa mereka berhak secara khusus untuk memanfaatkan mereka demi kesenangan seksualnya sendiri.

Seorang narsisis yang percaya diri, diam-diam mereka mengalami kekhawatiran, rasa bersalah dan kecemasan yang berlebihan. Orang-orang dengan narsisis, benar-benar mencari hubungan yang cenderung jauh dan kurang menuntut secara emosional. Akibatnya mereka mencari kenyamanan dari kurang intimnya dan kurangnya komitmen dalam hubungan mereka.

Narsisis lebih permisif tentang seks dan memiliki keinginan lebih besar untuk seks bebas. Mereka juga lebih rela melakukan hubungan seks tanpa komitmen emosional. Mereka pun cenderung dominan dalam suatu hubungan dengan pasangannya.

Hubungan perkawinan yang dihasilkan dari pola ikatan awal sosiopat dan narsisis cenderung mencakup pola pemecahan masalah yang buruk, kurangnya keterampilan dalam mengatasi permasalahan, sedikit konsistensi, rendahnya rasa saling menghormati dan kemampuan komunikasi yang buruk. Selain itu, kepuasan waktu yang dihabiskan bersama, kepuasan dengan penampilan fisik dan tingkat sosial, semuanya rendah dalam pernikahan yang mengandung sosiopat dan narsisis.

 

Sumber: tabloidbintang.com